Wednesday, January 30, 2019

Media Tanam Air (Substrate Water) Untuk Aquascape

Untuk media tanam berwujud cair hanya beberapa jenis tanaman yang dapat hidup di media ini, antara lain dari keluarga tumbuhan air yang dapat mengapung atau melayang akarnya.

Media Tanam Batu (Substrate Stone) Untuk Aquascape

Untuk media tanam batu hanya beberapa jenis tanaman yang dapat hidup di media ini, antara lain dari keluarga tumbuhan air yang dapat melekatkan akarnya seperti :

  • Anubias, 
  • Microsorium 
  • Foreground (tanaman karper) 

Media Tanam Kayu (Substrate Wood) Untuk Aquascape

Untuk media tanam kayu hanya beberapa jenis tanaman yang dapat hidup di media ini, antara lain dari keluarga tumbuhan air yang dapat melekatkan akarnya seperti :

  • Anubias, 
  • Microsorium 
  • Foreground (tanaman karper) 

Media Tanam Pasir (Substrate Sand) Untuk Aquascape

Pasir aquascape merupakan agregat yang terbentuk butiran kecil bulat atau kotak tak beraturan atau hasil dari hasil pelapukan batuan. Dalam aquascape pasir ini digunakan sebagai substrate selain soil, yaitu media tanam tumbuhan, empat dimana tanaman itu tumbuh, tempat dimana tanaman itu menancapkan akarnya.

Berikut adalah beberapa jenis media tanam pasir aquascape yang sering digunakan di dunia Aquascape :

  • Pasir Malang
  • Pasir Liwa
  • Pasir Silika
  • Pasir Holland
  • Pasir Bali
  • Pasir Alor
  • Pasir Lumajang
  • Pasir Menceng
  • Pasir Pumice
  • Pasir Scoria

Media Tanam Tanah / Substrate Soil Untuk Dasaran Aquascape

Soil atau Tanah adalah substrate dasaran utnuk aquascape. Ada 2 jenis substract yang ada di pasaran, yaitu alamani dan buatan. Tanah yang buatan adalah yang diformulasikan khusus dengan bahan baku dasar tanah dan dicampur dengan beberapa unsur-unsur lain dengan tujuan untuk memperkaya kandungan mineral. Komposisi soil ini antara lain terdiri dari tanah, abu vulkanik, lempung, clay dan lain-lain. Soil mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan dari substrate soil buatan ini adalah sangat bagus untuk mempercepat pertumbuhan tanaman karena telah sedemikian rupa ditakar dengan baik serta sangat aman digunakan untuk tanaman air dan ikan di dalam akuarium. Kekurangan dari substrate soil ini adalah harga yang lumayan untuk menguras kantong. Menurut pengalaman soil ini juga memiliki jangka waktu pakai, sehingga kalau sudah jangka waktu tertentu soil akan menjadi padat dan agak keras.

Sedangkan media tanah alami adalah benar benar aman dengan kandungan komponen yang apa adanya. Tidak seperti media tanam buatan yang mahal, media ini bisa diambil dari mana saja, kecuali jika diambil dari pekarang/ tanah orang lain harus izin dulu hehehe, agar aquascape kita berkah...